Hal Yang Perlu Diketahui Sebelum Masuk Perguruan Tinggi


 Hal Yang Perlu Diketahui Sebelum Masuk Perguruan Tinggi

  1. Bagaimana universitas yang bagus menurut anda? Sebuah universitas yang bagus pastilah memiliki prestasi akademik dan non akademik yang banyak. Indikator yang lain adalah mahasiswa yang telah lulus di perguruan tinggi tersebut banyak yang diterima di lapangan kerja atau memberi manfaat kepada masyarakat banyak dengan membuka lapangan kerja baru.
    Ada banyak kriteria yang dapat anda terapkan untuk memilih universitas yang bagus. Selain kriteria yang saya contohkan diatas anda juga bisa meminta saran kepada senior anda yang sudah kuliah di universitas.
    Jika anda bertanya tentang pemilihan universitas yang bagus pada senior anda maka anda akan mendapatkan jawaban yang cenderung subjektif.
    Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan Tinggi telah memberikan peringkat untuk masing-masing universitas yang terdaftar di Indonesia,

    Selain anda mendapatkan rekomendasi dari orang-orang dekat seperti saudara, senior dan juga situs-situs informasi pendidikan seperti webometrics. Jangan lupa untuk cek universitas terbaik di situs Badan Akreditasi Negara. Sejauh ini perguruan tinggi yang populer dan mendapatkan akreditasi dari BAN-PT masih di pegang oleh Universitas yang banyak dikenal seperti Universitas Indonesia, Universitas Gajah Mada, Institut Teknologi Bandung dan lain-lain.Selain mungkin anda bisa menambahkan dalam pertimbangan anda
  2. Berapa tahun kita harus kuliah? Saya akan membahas lebih lanjut tentang pertanyaan berapa tahun lamanya ANDA harus kuliah di postingan tentang kuliah itu berapa lama sih?
    Kali ini saya ingin memberikan sebuah jawaban yang singkat. Lama anda mengikuti masa perkuliahan lebih baik dilakukan selama 4 tahun atau jika anda mampu selesaikan perkuliahan dalam 3,5 tahun. A
  3. Saat kuliah tentu kita mengambil sebuah Prodi, bagaimanakah pelajaran yang diberikan dalam Prodi tersebut? Apakah sama seperti saat SMA ada Jurusan IPA dan IPS? (di Jurusan IPA dominan pelajaran IPA dan sebaliknya) Saat anda memilih sebuah program studi atau Prodi anda akan mendapatkan pelajaran sesuai dengan prodi yang anda pilih tersebut. Sekilas pelajaran yang anda dapatkan di prodi tersebut hampir sama seperti ketika ada berada di penjurusan Pengetahuan Alam, Pengetahuan Sosial atau Pengetahuan Bahasa.

    Ini pengalaman saya ketika kuliah di jurusan bahasa dan sastra inggris fakultas bahasa, sastra dan seni Universitas Negeri Padang.
    Sekilas orang akan melihat jurusan ini hanya fokus pada belajar bahasa inggris. Tetapi di jurusan ini ada tiga program pendidikan: Program Keguruan, Program Linguistik dan Program Kesusasteraan. Secara garis besar ketiga program pendidikan ini dapat di split lagi menjadi dua yaitu Prodi non-kependidikan dan Prodi Kependidikan.
    Program Non Kependidikan adalah program yang dibuat oleh perguruan tinggi untuk menghasilkan pekerja profesional di bidang kesusastraan atau linguistik, sedangkan prodi kependidikan adalah program dimana seorang mahasiswa dididik untuk menjadi tenaga pengajar yang profesional.
    Meskipun masing-masing prodi tersebut berbeda tujuan dalam menghasilkan calon tenaga profesional ada beberapa mata kuliah jurusan yang dapat diambil baik oleh mahasiswa NK dan Kependidikan. Contoh mata kuliah yang dapat diambil oleh mahasiswa nk dan kependidikan adalah computer assisted language learning atau mata kuliah listening comprehension.
    Tidak hanya mata kuliah dasar dalam menguasai bahasa inggris, mata kuliah dasar sastra maupun linguistik pun dapat diambil baik Mahasiswa Prodi Kependidikan dan pastinya wajib untuk Mahasiswa Prodi Non-Kependidikan. Contoh mata kuliahnya adalah Introduction to Literature, dan Introduction to Linguistics.
    Kalau di zaman saya kuliah di jurusan bahasa sastra inggris unp, mata kuliah (bukan mata pelajaran atau mapel yak) yang dapat diambil oleh dua prodi yang berbeda ini adalah mata kuliah Intensive Course (IC). Mata kuliah ini adalah pengantar untuk jurusan dimana setiap mahasiswa belajar bahasa inggris dari dasar kembali dengan tujuan memudahkan mahasiswa tersebut untuk mengikuti perkuliahan yang mempunyai bahasa pengantar bahasa inggris. Pada suatu waktu (lah kek dongeng??) mahasiswa non-kependidikan dan kependidikan bisa jadi tidak mendapatkan mata kuliah yang sama di jurusan bahasa dan sastra inggris. Contoh mata kuliahnya seperti Theory of Literary Criticism untuk mahasiswa Non-Kependidikan dan Methodology of Teaching untuk mahasiswa Kependidikan.
  4. Bagaimanakah sistem pengambilan nilai pada saat kuliah? apakah ada ulangan tertentu atau malah sama seperti pada saat SMA, SMP,? (Try Out, UTS, UAS) dan berapa kali setahun ulangan itu dilaksanakan? Saat kuliah anda akan menemui yang namanya Ujian tengah semester dan ujian akhir semester. Ujian Tengah Semester seperti ulangan dan Ujian Akhir Semester seperti UAS yang anda kenal disekolah yaitu evaluasi akhir terhadap peserta didik. Ujian akan dilakukan setiap semester. Namun tidak hanya itu, beberapa dosen suka mengeluarkan ajian ujian mendadak dengan alasan untuk mengangkat nilai akademik mahasiswanya sebelum Ujian Tengah Semester atau Ujian Akhir Semester (atau memberikan tugas membuat makalah). Intinya Ujian Resmi hanya 4 kali dalam setahun, dua ujian tengah semester dan dua ujian akhir semester.
  5. Bagaimana Jam pelajaran pada saat kuliah? apakah sama seperti di SMA dan SMP? (Siswa siap dikelas, Guru datang, pada saat jam pelajaran habis, guru meninggalkan kelas.) dan kalau iya, biasanya satu pelajaran berapa jam? Jam kuliah bervariasi tergantung berapa mata kuliah yang diambil dan berapa beban sks di masing-masing mata kuliah. Untuk satu mata kuliah beban sksnya minimal 2 sks. 1 sks sekitar satu jam. Dan maksimal seorang mahasiswa dapat mengambil beban mata kuliahnya sebanyak 24 sks. 24 sks itu tidak mesti mata kuliahnya 2 sks, tetapi merupakan akumulasi dari beban mata kuliah. Kita bahas lebih jauh mengenai ini dilain tempat. Cara mengajar dosen beragam, ada yang seperti guru yaitu datang lalu “berceramah” di depan dan mahasiswa diminta untuk mencatat lalu diberi tugas. Ada juga dosen yang datang, duduk, lalu langsung menunjuk seseorang untuk mengelaborasi atau memaparkan apa saja yang telah dia ketahui tentang materi kuliah yang telah dibahas atau materi kuliah yang berasal dari buku yang ditetapkan. Ada juga dosen yang hampir setiap hari menginginkan mahasiswanya membuat makalah (yang kalau semua makalah dibuat sendiri lalu dikumpulin, bisa dijadiin buku sendiri).
  6. Sistem Penilaian di Universitas? ada hubungannya dengan IP dan lain lain serta cara menghitungnya? IP adalah sistem penilaian di Universitas. IP kependekan dari Indeks Prestasi yaitu jumlah dari seluruh nilai mata kuliah yang anda ambil dalam satu semester. Nilai di perkuliahan beragam tapi secara sederhana nilai untuk satu mata kuliah bisa A, B, C, D, E. Bobot nilai A adalah 4, B adalah 3, C bernilai 2, D sama dengan 1, dan E = 0.

Pages