Karakter Siswa Dalam Memilih Jurusan Kuliah

Hasil gambar untuk karakter siswa pilih ptn
Ada tiga kelompok karakter siswa yang digolongkan pada keputusannya memilih jurusan.
Karakter #1
… adalah tipikal orang yang memilih jurusan mengikuti kebanyakan orang.
Jika banyak orang yang masuk jurusan ekonomi maka dia juga akan memilih jurusan ekonomi. Orang seperti ini mempunyai kemungkin yang besar untuk kesulitan dalam mengikuti kegiatan perkuliahan.
Pertanyaan saya pada orang-orang yang menjadi korban mode seperti ini adalah besok kamu mau jadi apa?
itu yang pertama
pertanyaan yang kedua kok bisa ya lulus ujian masuk?
Karakter #2
… adalah orang yang memilih jurusan di universitas karena pilihan sendiri.
Orang tipikal seperti sudah kelihatan kesungguhannya dari sekolah.
Mungkin disekolah dia tidak punya prestasi yang mencolok semisal menjadi juara 1 berturut-turut, tetapi nilainya tidak ada yang benar-benar jeblok.
Orang-orang karakter #2 ini telah merancang masa depan mereka sejak lama, dan biasanya orang-orang karakter #2 ini sukses dalam bidang yang telah mereka pilih.
Karakter #3
… adalah orang yang memilih jurusan di universitas karena pilihan orang terdekat.
Orang terdekat yang saya maksud adalah orang tua, teman dekat, atau senior sekolah yang sukses.

Ada beberapa orang kenalan saya memilih jurusan di universitas yang diarahkan orang tuanya karena dulu orang tua teman tersebut tidak bisa masuk ke jurusan yang dimaksud.
Teman saya itu sekarang menjadi sarjana, tapi ketika dia kuliah sering kali dia menceritakan kesulitannya dalam mengikuti mata kuliah di jurusannya.

Orang tua memang menjadi salah satu referensi yang harus kita dengarkan masukannya tetapi paling tidak orang tua juga harus mengetahui kemampuan dari anaknya.
Komunikasi dua arah antara anak dan orang tua tentu tidak akan menghasilkan hal yang negatif, tetapi pemahaman terhadap individu terhadap keputusan masing-masing.
Jadi jika orang tua kalian meminta untuk masuk ke suatu jurusan yang tidak kalian minati, jangan langsung memotong pembicaraan mereka. Beri orang tua kesempatan untuk menjelaskan dan setelah itu sampaikan keberatan anda memilih jurusan di universitas yang dimaksud. Jika orang tua tetap keras mengarahkan anda ke jurusan yang mereka mau, sholat istikharah-lah. Semoga pilihan orang tua tersebut membawa kebaikan untuk kita, karena pada dasarnya orang tua tidak akan menjerumuskan anaknya ke tempat yang tidak baik.

Kesimpulan

Menjelang ujian masuk perguruan tinggi negeri (yang namanya kembali lagi berubah) kamu harus mantap memilih jurusan kuliah yang akan kamu ikuti.
Jangan kamu pilih jurusan karena banyak teman-teman kamu yang memilih jurusan tersebut, karena belum tentu kamu siap dengan apa yang akan kamu hadapi nanti di perguruan tinggi nanti.
Semoga tips yang telah saya sampaikan dapat membantu kamu dalam memilih jurusan di perguruan tinggi.

Pages