Tes SBMPTN 2019 Dihapus dan Diganti Test Center? Simak 4 Tip cara Menghadapinya!

Tes SBMPTN 2019 Dihapus dan Diganti Test Center? Simak 4 Tip cara Menghadapinya!
Rencana SBMPTN 2019 dihapus dan digantikan dengan dengan test center. Rencana ini sempat disinggung Menristekdikti Mohamad Nasir awal tahun lalu saat sosialisasi SNMPTN 2018. Kemudian, beliau juga angkat bicara ketika ditanyai media, "Saya umpamakan test center itu dengan tes Toefl ya. Jadi nanti, kalau mau daftar kuliah cukup bawa nilai test center itu. Misal punya skor 600. Nah, dengan skor sekian sudah cukup belum untuk meloloskan siswa tersebut ke PTN yang dimaksud," ujar Menristekdikti pada 15 Januari. 
Sejauh ini belum ada keterangan resmi mengenai kebijakan dan aturan main test center sebagai pengganti SBMPTN. Bahkan belum ada keputusan resmi pemerintah mengenai perubahan seleksi masuk PTN 2019. Jadi apa yang harus disiapkan nih untuk menghadapi tes masuk PTN 2019? Inilah 4 hal yang perlu kamu lakukan.

1. Cari tahu informasinya, update perkembangannya.
 Sampai awal bulan ini (September 2019), rangkuman informasi tes masukPTN 2019 adalah sebagai berikut:
  • Pemerintah ingin membuat terobosan soal penerimaan PTN menjadi lebih baik. Soalnya, jalur yang ada saat ini SNMPTN, SBMPTN, dan seleksi mandiri relatif nggak ada perubahan selama puluhan tahun. Apalagi jalur SBMPTN, yang walaupun namanya berganti dari masa ke masa, tapi penerapannya kurang lebih sama aja.
  • SBMPTN rencananya bakal digantikan dengan seleksi lain yang disebut sebagai test center.
  • Test center rencananya bisa digelar lebih dari sekali dalam setahun.
  • Tipe tesnya mirip dengan TOEFL. Intinya, peserta bisa melakukan tes di tempat yang telah ditunjuk dan format yang telah ditetapkan. Hasilnya berupa sertifikat dengan skor yang bisa digunakan mendaftar di PTN.
  • Dengan test center calon mahasiswa bisa menjalani tes masuk PTN di daerah masing-masing.
  • Salah satu manfaat test center adalah efisiensi dan pelaksanaannya lebih menyeluruh ke pelosok, ketimbang SBMPTN. “Bayangkan, di daerah 3T (terluar, terdepan dan tertinggal), dia akan ikut tes (SBMPTN) biayanya bisa jutaan rupiah. Kalau dengan test center ini, dia tak perlu datang ke tempat tes itu. Bisa dari jarak jauh. Ini kami dorong ke depan sehingga tes center akan layani seluruh Indonesia yang selama ini baru di 84 PTN,” ujar Mohamad Nasir seperti yang dikutip media Republika.
  • Kalau pendaftaran SBMPTN dipungut biaya sebesar Rp200,000, maka recananya test center nggak lagi membebani peserta alias kemungkinan gratis.
2. Tetap belajar dan mempersiapkan tes masuk PTN seperti biasa.
 Kenapa tetap persiapan seperti biasa? Ada beberapa alasan, yaitu:
a. Apa yang dipelajari untuk persiapan masuk PTN relevan dengan apa yang kamu pelajari di SMA. Dengan belajar, otomatis wawasan meluas, pengetahuan bertambah dan ilmu yang didapatkan makin mantap.
b. Materi yang dipelajari bermanfaat juga untuk tes lain, seperti Ujian Nasional, seleksi mandiri PTN, dan seleksi masuk PTS. Jadi beneran nggak rugi kok, belajar.
c. Yang gap year atau mengulang seleksi masuk PTN juga tetap belajar, ya. Jangan nyerah duluan. Sejauh ini nggak ada informasi kalau yang bisa ikutan hanya yang lulusan SMA/sederajat tahun 2019, lho.
d. Perkiraan, sistem penilaian yang baru diubah di tahun 2018 akan tetap diaplikasikan.

3. Cari informasi mengenai keketatan persaingan serta skor penerimaan di PTN.
Informasi tersebut bukan sebagai pertimbangan utama memilih prodi dan kampus sih. Yang terpenting tetap minat dan kemampuanmu. Namun, peta persaingan bisa menjadi masukkan  tambahan dalam memilih pilihan-pilihan prodi dan kampusnya.
Sejauh ini, informasi yang berhasil dikumpulkan antara lain adalah nilai rata-rata skor SBMPTN peserta yang diterima di berbagai kampus. Hasilnya diurutkan dari yang nilai masuknya tertinggi.
Saintek
1. ITB (659.26)
2. UI (638.29)
3. UGM (632.79)
4. ITS (623.50)
5. Unair (610.89)
6. IPB (610.09)
7. Undip (608.69)
8. UNS (606.92)
9. Unpad (605.68)
10. UPN Veteran Jakarta (599.99)
Soshum
1. ITB (648.33)
2. UGM (648.08)
3. UI (643.47)
4. ITS (623.60)
5. Unair (620.13)
6. Undip (619.87)
7. Unpad (613.60)
8. Universitas Brawijaya (613.42)
9. UPN Veteran Yogyakarta (608.59)
10. UNS (602.80)

4. Jangan panik!
Tenang, aja gaes. Bisa dibilang perubahan sistem nggak terlalu ngaruh sama kesempatanmu kok. Yang berperan besar adalah performa kamu. Jadi nggak perlu cemas berlebihan soal penghapusan SBMPTN atau pemberlakuan test center. Just do your best!
Di sisi lain, kamu tetap perlu update informasi seleksi masuk PTN, terutama jika kamu bercita-cita masuk kampus negeri. Cek-ricek dan pahami informasi yang kamu peroleh.
“Katanya, yang lulusan tahun 2017 dan 2018 nggak bisa ikutan test center.”
Weits, kata siapa? Sejauh ini nggak ada informasi mengenai hal tersebut.
sistem penilaian test center sama dengan SBMPTN 2018. Jadi nggak nilai minus.”
Nah, baca baik-baik dulu gengs. Itu adalah prediksi sejauh ini, dan bukan hal yang sudah pasti. Seperti yang disampaikan, belum ada informasi mengenai aturan main test center. Bahkan belum ada keputusan resmi soal penghapusan/penggantian SBMPTN 2019. So, mungkin aja, nanti kebijakan pemerintah tetap memberlakukan SBMPTN, membuat beberapa perubahan, atau benar-benar menghapusnya. Anything is possible.

Pages